Standard Energy Tampilkan Rantai Pasok PV Terintegrasi di SOLARTECH INDONESIA 2026, Layani Pasar Energi Bersih di Amerika Serikat, India, Eropa, Asia Tenggara, dan Seluruh Dunia

- Pewarta

Kamis, 23 April 2026 - 06:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Indonesia, 23 April, 2026 /PRNewswire/ — Standard Energy (STDARD), penyedia solusi energi bersih global, berpartisipasi dalam SOLARTECH INDONESIA 2026 yang berlangsung pada 22–24 April 2026 di Jakarta International Expo.

Standard Energy akan berpameran di Booth A1F2-01 dengan menampilkan solusi rantai pasok fotovoltaik (PV) terintegrasi dari hulu ke hilir, serta sistem distribusi global untuk mitra di berbagai negara.

Keunggulan Rantai Nilai Industri yang Terintegrasi

Melalui ajang industri tenaga surya di Asia Tenggara ini, Standard Energy mempererat hubungan dengan mitra regional. Standard Energy menawarkan solusi rantai pasok yang stabil, efisien, dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar—mulai dari kepatuhan terhadap standar kualitas produk, sertifikasi rendah karbon, hingga efisiensi pengiriman dan optimalisasi biaya proyek secara global. Kemampuan tersebut didukung oleh rantai manufaktur PV terintegrasi yang mencakup wafer, sel, hingga modul, serta struktur operasional global "One Headquarters with Six Centers". Selain itu, Standard Energy telah mengantongi berbagai sertifikasi internasional seperti ISO, CE, UL, BIS, dan Intertek guna memastikan performa produk dan kemudahan akses ke pasar global. Dengan basis manufaktur dan layanan di Indonesia, Standard Energy juga mampu mempercepat proses pengiriman produk dan meningkatkan dukungan bagi pelanggan di Asia Tenggara, sekaligus memperkuat layanan untuk pasar Amerika Serikat, India, dan Eropa.

Keandalan Pasokan Global, Didukung Skala Operasional

Rantai pasok Standard Energy tersebar di Indonesia, Laos, Filipina, dan Amerika Serikat dengan total kapasitas produksi PV yang mencapai 11,5 GW. Kapasitas tersebut mencakup basis produksi batang silikon sebesar 3 GW dan wafer silikon sebesar 3 GW di Indonesia. Selain itu, Standard Energy juga memiliki kapasitas produksi rangka aluminium sebesar 15 GW. Dalam pameran ini, Standard Energy akan menampilkan kekuatan rantai pasok terintegrasi, sistem distribusi global, serta kemampuan layanan yang mempercepat transisi energi dunia.

Komitmen pada Kemitraan Global

"Standard Energy berkomitmen menjadi mitra tepercaya dalam transisi energi bersih global. Dengan mengintegrasikan rantai pasok PV, kami menghadirkan solusi yang komprehensif dan efisien bagi pasar internasional," ujar perwakilan perusahaan. "Kami ingin berkolaborasi dengan pelanggan dan mitra dari Amerika Serikat, India, Eropa, Asia Tenggara, dan wilayah lainnya untuk mendorong tingkat pemanfaatan energi surya secara lebih luas."

Interaksi Bisnis di Lokasi Pameran

Selama pameran berlangsung, tim Standard Energy akan menggelar pertemuan bisnis secara langsung dan berdiskusi terkait kolaborasi rantai pasok. Para pelaku industri dapat mengunjungi booth Standard Energy dan menjajaki peluang kerja sama.

Tentang Standard Energy

Berdiri pada 2019, Standard Energy merupakan penyedia solusi energi bersih global yang mengusung strategi "One Headquarters with Six Centers" di enam negara dan wilayah, yakni Singapura, Amerika Serikat, Taiwan (Tiongkok), Filipina, Indonesia, dan Laos. Pada 2026, Standard Energy menargetkan kapasitas produksi PV sebesar 11,5 GW, serta kapasitas produksi rangka aluminium yang mendukung hingga 15 GW modul PV. Produk utama Standard Energy meliputi wafer silikon berukuran besar 182/210 mm, sel PV, modul PV berefisiensi tinggi, serta BIPV (Building-Integrated Photovoltaics).

Narahubung

Surel: info@stdard-energy.com

Facebook: https://www.facebook.com/StandardEnergyForSolar

Linkedin: https://www.linkedin.com/company/standardenergyforsolar

Berita Terkait

Debut “The Princess Wencheng Banquet”: Suguhkan Pertunjukan Makan Malam Imersif Pertama yang Memadukan Elemen Budaya dan Pariwisata
Lianlian DigiTech Perkuat Strategi di Timur Tengah, Hadirkan Layanan Pembayaran Resmi dari DIFC
Menurut Penelitian Bridgespan, Kendala Sistem Membatasi Efektivitas Organisasi Nirlaba di Asia Tenggara
NCCN Tegaskan Komitmen Penyediaan Sumber Daya Bagi Distres Terkait Kanker di Seluruh Dunia Selama Bulan Kesadaran Kesehatan Mental
Ragnarok Zero: Global Gelar OBT Perdana untuk Server PC Global Pertama
AstraZeneca dan Roche Diagnostics Asia Pacific Pacific Perkuat Pengembangan Patologi Digital Berbasis AI untuk Kanker Payudara dan Paru
WIZ.AI Luncurkan Wizlynn: Platform “Multi-Agent Inbound” untuk Perusahaan
Rockefeller Foundation Danai AS$350 Juta Lebih Untuk Menjangkau 731 Juta Orang di Tengah Penurunan Bantuan Global yang Bersejarah di Tahun 2025

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:39 WIB

Debut “The Princess Wencheng Banquet”: Suguhkan Pertunjukan Makan Malam Imersif Pertama yang Memadukan Elemen Budaya dan Pariwisata

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:31 WIB

Lianlian DigiTech Perkuat Strategi di Timur Tengah, Hadirkan Layanan Pembayaran Resmi dari DIFC

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:06 WIB

Menurut Penelitian Bridgespan, Kendala Sistem Membatasi Efektivitas Organisasi Nirlaba di Asia Tenggara

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:03 WIB

NCCN Tegaskan Komitmen Penyediaan Sumber Daya Bagi Distres Terkait Kanker di Seluruh Dunia Selama Bulan Kesadaran Kesehatan Mental

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:30 WIB

Ragnarok Zero: Global Gelar OBT Perdana untuk Server PC Global Pertama

Berita Terbaru